Jumat, 08 Mei 2009

Pemilihan Umum 2009

Akhirnya pesta demokrasi negeri ini telah usai walaupun dengan segelumit masalah- masalah yang ada, menarik memang apabila dilihat dari segi pelaksanaan memang berhasil, tetapi dibalik itu semua meninggalkan opini pro dan kontra yang berkembang di masyarakat, bukan saja dikalangan elite politik, para petinggi partai, tapi ini juga terjadi perdebatan di kalangan wong cilik yang hanya menginginkan situasi yang kondusif diluar siapapun pemenang nya.
Setiap hari kita disodorkan berita- berita tentang kericuhan PEMILU, yang oleh sebagian kelompok mengatasnamakan rakyat menuntut pemerintah dan KPU bertanggungjawab atas kericuhan ini,ada yang menilai pemerintah dan KPU melakukan kesalahan yang sistematis dan administratif yaitu masalah Daftar pemilih tetap ( DPT ), secara tidak disadari masyarakat sebenarnya muak, jenuh dan bingung menafsirkan nya, apa yang sebenarnya" mereka" inginkan!?
kekuasaan kah!? kepentingan Golongan kah!? memperjuangkan rakyat!? rakyat manakah!?.
Penulis tidak bermaksud memojokan satu golongan atau apapun lah itu, hanya ingin berbagi apa yang penulis rasakan setiap hari melihat pergerakan dan manuver- manuver politik yang memang diluar akal si penulis, tapi apakah tidak sebaiknya mereka yang mengatasnamakan rakyat itu memberikan pendidikan politik yang lebih wise!? dengan cara yang lebih dewasa mungkin belajar untuk menerima kekalahan misalnya, bukankah siapapun pemenangnya bertujuan untuk kepentingan bangsa!?